Minggu, 23 Juni 2013

Smartphone : Antara Smart dan Phone

Di era globalisasi kini, kita tentu dan pasti udah tau tentang 'Smartphone', bukan? Ada banyak sekali handphone yang digelari smartphone masa kini. Mulai dari Blackberry, Blueberry, Redberry, Berry Benka, Android, Andromeda, Androgini, Andry? (Okay, itu nama temen gue), Iphone, Tablet, Pil, Pilkana, dsb. Sungguh sangat banyak jenis smartphone masa kini, namun gue sebagai salah satu orang yang gak begitu mengikuti perkembangan jaman masa kini lebih memilih dan berpihak pada hape senter nan butut gue. Hmmmm. Okay, balik ke inti. Di era globalisasi yang serba canggih ini, manusia dari berbagai kalangan dan umur selalu berlomba-lomba untuk memiliki smartphone yang paling canggih dan paling terbaru. Contohnya keluarga gue pada borong Blackberry dan terus membuat grup 'Family'. Bokap dan Nyokap yang kemaren-kemaren gak tertarik buat pake BB lalu membeli BB, bergabung dengan grup dan mulai ber-smartphone-an. Dan gue pun kemudian dibeliin 1 buah dan harus meninggalkan smartphone gue yang satunya lagi yang telah menjadi almarhum, si android kece, Samsung Galaxy Mini 2.
Di awal pertama gue menggunakan BB, gue gak terlalu bingung seperti saat pertama gue menggunakan android. Tingkat kerumitan BB dan android disinyalir 1:4 (gue rasa cukup). Tapi kerugiannya saat gue memakai BB dan paket gue yang pertama kali aktif gue mulai mengenal dunia BBM (baca: Blackberry Messenger, BUKAN, Bahan Bakar Minyak) yang super alay. Pernah ada seseorang menginvite gue dengan entah display name yang super aneh, contoh :
Saat gue membacanya, gue sama sekali gak mengerti siapa nama dia. Apakah namanya Everything Goes On Naturally. Terus gue harus panggil dia apa? Ever? Thing? Goes? On? Natur? Ally? Ahhhhhhhhhh gue bingung. *jedukinjidatditembok. Selain itu, gue juga pernah di BBM-in dengan bentuk dan jenis kalimat yang begitu aneh dan bahkan sama sekali gak gue mengerti. Contoh :
Saking susahnya dibaca, habis membaca BBM itu, gue kadang2 langsung periksa ke dokter ahli mata takutnya mata gue bermasalah.
Oke, Smartphone adalah handphone penunjang kebutuhan kita dalam segala hal dan akan membantu kita semua untuk lebih mudah dalam berkomunikasi, namun bukan berarti mentang-mentang smartphone penggunanya jadi kelewat smart ataupun kelewat dibego-begoin sama smartphone itu donk. Kita sebagai pengguna haruslah smart yang biasa-biasa aja. Ya..... setaralah dengan smartphonenya, jangan kelewat smart seperti contoh-contoh di atas. BBM ataupun segala fitur chatting di smartphone lainnya sebaiknya digunakan dengan pintar dan tidak melebih-lebihkan, mengingat segala fitur yang ada tersebut adalah fitur penunjang untuk membantu kita dalam berkomunikasi satu sama lain.
Gue sesungguhnya sangat berdosa menulis posting ini, mengingat bokap-nyokap juga adalah pengguna smartphone dan bahkan temen-temen gue juga dan bahkan gue sendiri. Tapi setidaknya gue berharap kita semua jadi sadar (dan tidak alay) dalam menggunakan smartphone (be a smart). Allright! (Ngawur sumpah ini posting)

-Giovani Trixie S.-

Sabtu, 15 Juni 2013

Music Lyrics

'A Year Without Rain'
Singer : Selena Gomez and The Scene

Oooooooooooh
Can you feel me
When I think about you
With every breath I take
Every minute
No matter what I do
My world is an empty place
Like I’ve been wondering the desert
For a thousand days ( ohhoh )
Don’t know if it’s a mirage
But I always see your face, baby
I’m missing you so much
Can’t help it, I’m in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don’t know how I’ll survive
A day without you is like a year without rain
Ohhohoh, Woooaaahh woaahh
The stars are burning
I hear your voice in my mind
Can’t you hear me calling
My heart is yearning
Like the ocean that’s running dry
Catch me I’m falling
It’s like the ground is crumbling underneath my feet
(Won’t you save me)
There’s gonna be a monsoon
When you get back to me
Ohhhh baby
I’m missing you so much
Can’t help it, I’m in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don’t know how I’ll survive
A day without you is like a year without rain
Ohhohoh, Woooaaahh woaahh
So let this drought come to an end
And may this desert flower again
I’m so glad you found me
Stick around me
Baby, baby, baby, oh
It’s a world of wonder with you in my life
Still hurting baby
Don’t wast no more time
And i need you here
I can’t explain
But a day with out you
Is like year without rain
Ohhohoh
I’m missing you so much
Can’t help it, I’m in love
A day without you is like a year without rain
I need you by my side
Don’t know how I’ll survive
A day without you is like a year without rain
Ohhohoh, Woooaaahh woaahh
Ooohh, Ooooooooouuhh

Sources : liriklagu4u.com 

Jumat, 14 Juni 2013

Review Artist Sook-Bin Choi in 'Jang Ok-Jung Live by love'

Satu lagi peran pendukung yang perannya tak kalah penting di setiap drama tentang kehidupan 'Jang Hee-Bin' yang fenomenal akhirnya muncul, Choi Sook-Bin. Menurut sejarah, ia adalah Selir Sukjong dan juga tangan kanan Ratu Inhyeon. Tidak banyak yang tahu tentang kehidupannya sebelum menjadi Selir Sukjong. Bahkan tidak ada yang mengetahui siapa nama aslinya dan sejarahwan hanya mengetahui nama wangsanya saja, Choi, yang pada saat itu merupakan wangsa terendah dalam strata hidup masyarakat Joseon. Menurut catatan sejarahnya yang minim, Choi Sook-Bin sebelumnya adalah seorang pelayan air di istana Ratu Inhyeon yang akhirnya dekat dengan Ratu dan bahkan menjadi tangan kanan Ratu karena ketulusan dan kejujurannya. Ia menjadi Selir Sukjong saat tak sengaja doanya untuk kesehatan Ratu yang memburuk terdengar oleh Sukjong yang saat itu sedang bersedih karena tindakan bodohnya yang membuatnya begitu menyesal. Choi diangkat menjadi Selir Istana dengan gelar Suk-Ui setelah melahirkan Pangeran Yeoning (kelak Raja Yeongjo) tahun 1694 dan tak berapa lama diangkat menjadi Selir dengan pangkat lebih tinggi dan bergelar Sook-Bin dan kemudian menjadikannya memiliki peringkat yang sama dengan Lady Jang Hee-Bin, walaupun tetap belum setara karena Jang Hee-Bin merupakan ibu dari Putera Mahkota. Ia bergelar Lady Hwagyeong, Selir Suk dari klan Choi.
Di drama versi ke-9 tentang kehidupan Lady Jang Hee-Bin, artis bertubuh mungil, Han Seung-Yoon terpilih untuk memerankan Lady Choi Sook-Bin yang merupakan rival lain dari Jang Hee-Bin dalam memperebutkan pengaruh istana, terlebih setelah Pangeran Yeoning terlahir. Sosok Lady Choi sendiri digambarkan sedikit berbeda dengan para pemeran Lady Choi yang lainnya. Dan pastinya tak bisa kita lewatkan begitu saja saat menyaksikan drama ini.
Wajah Han Seung-Yoon sendiri sudah muncul sejak episode pertama walaupun perannya tak terlalu penting di episode tersebut dan lebih terkesan sebagai figuran yang hanya lewat. Namun, pada episode ke-18 (kalau tidak salah) hingga episode 20, Han Seung-Yoon mulai menunjukkan kebolehannya dalam berakting.
Lantas, karena uri Sook-Bin-Mama udah muncul, mari kita mulai berbicara tentang dirinya dan gue akan kembali membandingkannya dengan akting Lady Choi Sook-Bin yang sebelumnya, Han Hyo Jo dalam drama Dong Yi (2010).

Han Seung Yoon or Han Hyo Jo
 Han Hyo Jo as Choi Dong Yi in Dong Yi (MBC 2010)
 Han Seung Yoon as Choi in Jang Ok Jung 'Live By Love' (SBS 2013)

Beruntungnya kita, kedua aktris pemeran Lady Choi Sook-Bin ini mempunyai nama klan yang sama 'Han'. Meskipun tokoh yang mereka perankan adalah tokoh yang sama, namun masing-masing aktris ini menggambarkan si tokoh dengan berbeda. 
Dalam drama yang menceritakan tentang kehidupan Lady Choi Sook-Bin yang kental dengan alur cerita saeguk fiktif, aktris Han Hyo Jo berhasil memerankan tokoh Lady Choi Sook-Bin dengan sangat baik. Ia menggambarkan sosok Yang Mulia Selir Sook sebagai seorang wanita yang rendah hati, tulus, jujur, tidak memiliki rasa ambisius yang tinggi dalam memperebutkan pengaruh istana walaupun ia sudah memiliki peringkat yang setara dengan Lady Jang Hee-Bin dan bahkan melahirkan seorang Pangeran yang sesungguhnya bisa ia manfaatkan untuk menyingkirkan Putera Mahkota Yi Yoon (Putera pertama Selir Jang) dan bahkan telah mendapatkan perhatian Sukjong. Han Hyo Jo mempertahankan sikap kerendahhatian Lady Choi Sook-Bin hingga akhir cerita drama ini.


Han Hyo Jo as Choi Sook-Bin in Dong Yi (MBC 2010)

Sementara, aktris Han Seung Yoon menggambarkan sosok Lady Choi dengan sedikit berbeda. Seung Yoon menggambarkan Lady Choi sebagai seorang yang sedikit kurang sopan dikarenakan dirinya adalah seorang budak yang biasa bersikap kasar dan kurang sopan, walaupun kita belum bisa menilai aktingnya secara keseluruhan dikarenakan dirinya yang belum diangkat menjadi Selir. Pada pertemuan pertamanya dengan Sukjong, Lady Choi yang diperankan oleh Han Seung Yoon menggambarkan sedikit keambisiusan dimatanya dalam hal cinta dan menarik perhatian Raja tampan itu. Dari keseluruhan aktingnya, Han Seung Yoon sudah cukup baik memerankan tokoh yang terkenal karena merupakan ibu dari Raja Yeongjo. Dan karena drama yang ia bintangi bukanlah drama yang menceritakan keseluruhan tentang dirinya, Lady Choi Sook-Bin disini lebih terkesan sebagai peran pelengkap untuk menambah tingkat klimaks alur cerita drama ini. Lady Choi Sook-Bin disini sendiri digambarkan sebagai salah satu rival Lady Jang Hee-Bin yang lain dan bahkan merupakan salah satu akar kecemburuan Lady Jang disaat ia dipanggil Raja memasuki kamarnya. Jadi kesannya, Han Seung Yoon berperan sebagai orang ketiga yang cukup mengancam posisi Lady Jang dalam hati Sukjong setelah sebelumnya Lady Jang menyingkirkan orang ketiga yang tak begitu menyulitkannya, Ratu Inhyeon yang sama sekali tak mendapat tempat di hati Sukjong. 


Han Seung Yoon as Choi Sook-Bin in Jang Ok Jung 'Live By Love' (SBS 2013)

Kesamaan :
Kesamaan yang menonjol dari akting kedua pemeran Lady Choi Sook-Bin ini adalah dimana keduanya pernah bertemu dan mengagumi Lady Jang Hee-Bin tanpa sadar akan takdirnya di kemudian hari. Lady Choi Sook-Bin yang diperankan Han Hyo Jo pertama kali bertemu dengan Lady Jang yang saat itu masih merupakan Selir dengan peringkat Suk-Won dengan maksud untuk mencari tahu siapa pelayan istana yang pernah ia temui saat masih kecil dan berkata ingin menjadi seperti Lady Jang di kemudian hari karena terkesan dengan keanggunan dan kemurahan hatinya.
Sementara, Lady Choi Sook-Bin yang diperankan oleh Han Seung Yoon pertama kali bertemu dengan Lady Jang Hee-Bin yang saat itu masih merupakan penjahit biasa dan belum bahkan belum bertemu dengan Sukjong saat menemani Ratu Inhyeon yang saat itu masih mengikuti proses seleksi pemilihan Puteri Mahkota memilih busana terindah untuk dikenakannya dalam proses pemilihan. Lalu, mencuri salah satu perhiasan hanbok yang dijual oleh Lady Jang. Ia juga mengatakan bahwa akan menjadi seperti Lady Jang di kemudian hari karena terkesan dengan keanggunan dan kemurahan hatinya. 
Kesamaan lainnya adalah bahwa kedua aktris yang memerankan tokoh Lady Choi Sook-Bin ini merupakan tangan kanan Ratu Inhyeon yang dipercaya untuk membantu Ratu memantau keadaan dalam istana dan memata-matai Lady Jang yang sudah menjadi Ratu. 
Kesamaan lainnya ialah kedua aktris ini kemudian menggambarkan Lady Choi Sook-Bin yang pernah terkesan dengan keanggunan dan kemurahan hati Lady Jang di masa lalu kemudian menjadi batu sandungan untuk Lady Jang dan bahkan benar-benar menjadi bersinar di kemudian hari dengan peringkat yang setara dengan Lady Jang Hee-Bin, Lady Choi Sook-Bin, ibu dari Raja masa depan, Raja Yeongjo. 
 
-Giovani Trixie S.-



Hell yeah... Lypsinc!!!

Gue mempunyai sebuah hobi aneh yang terkadang membuat gue berpikir bahwa diri gue sesungguhnya aneh, ya, gue FREAK! Gue lagi frustasi karena akan ditinggal sang pacar menjomblo sendirian. Dia sungguh tega. Dan akhirnya untuk membuang rasa frustasi gue, gue menyalurkannya dengan berpacaran dengan laptop gue yang paling tampan di dunia, si Reca (dibalik ACER) hell yeah!!! Dan gue menyalurkannya lewat sebuah karya seni gue yang freak, lypsinc lagu... Ya, ini videonya, selamat menikmat :)
video

-Giovani Trixie S.-

Rabu, 12 Juni 2013

My Poor Chang Wook

Baru aja gue bahagia waktu browsing ulang seputar drama saeguk terbaru yang bakal dibintangin sama Ji Chang Wook oppa dan nemuin itu drama udah mulai dengan episode pertamanya, gue udah berduka kembali. Ya, berduka karena ternyata aktor utama di drama itu bukanlah oppa gue yang cakep nan baik hati, Ji Chang Wook. Gue baca di beberapa artikel mengenai ketidakterlibatan oppa di drama ini. Gosip yang paling banyak beredar adalah dimana ketidaksesuaian seputar siapa yang memegang peran aktor utama dalam drama tersebut. Seperti yang media ketahui bahwa sutradara yang menyutradarai drama saeguk terbaru aktris Moon Geun Young, The Goddess of Fire, Jeonggi, ini adalah sutradara yang sukses menulis naskah untuk drama saeguk yang oppa bintangi 2 tahun lalu, Warrior Baek Dong Soo. Sebelum drama yang memakai nama rumah produksi MBC ini dimulai, oppa pernah dibicarakan akan mengambil peran sebagai aktor utama untuk lawan main Moon Geun Young dan berita tersebut sungguh dan sangat buat gue heboh sendiri. Namun pada kenyataannya, oppa bukanlah satu-satunya aktor yang dipilih untuk memerankan lawan main Moon Geun Young. Si sutradara menginginkan oppa untuk kembali me-leader-i drama yang ia sutradarai, namun pihak produser menginginkan aktor lain yang lebih gemilang dibandingkan oppa mengingat aktris utama yang dipasang dalam drama ini adalah Moon Geun Young, aktris yang pernah menyandang gelar adik nasional dan selalu sukses dalam setiap perannya di berbagai drama yang ia bintangi. Ya, begitulah, hingga akhirnya oppa bukanlah pilihan utama untuk memerankan peran utama tersebut. Padahal, jika oppa benar-benar akan membintangi drama tersebut, peran yang akan ia emban bukanlah peran yang biasa karena ia akan memerankan seorang tokoh Putera Mahkota Joseon!!!! Membayangkan oppa dalam pakaian kebesaran seorang Putera Mahkota Joseon aja, gue udah histeris setengah mati, tapi apa daya, gue hanya bisa menangis sekarang karena oppa bukanlah penyandang peran tersebut. Selain ketidakcocokan dalam penetapan aktor yang akan memerankan peran utama dalam drama tersebut antara sutradara dan produser, ada beberapa media yang juga menulis bahwa oppa disebut-sebut tak cocok untuk memerankan peran tersebut dikarenakan ketidaksesuaian karakter antara dirinya dan Moon Geun Young-Unnie dan membuat dia udah tersisih duluan dari daftar aktor utama untuk drama ini. Nah, disini gue bingung. Darimana media itu tahu oppa gak akan dapat chemistry sama Moon Geun Young bahkan mereka aja belum tahu gimana akting oppa jika drama ini belum dimulai sama sekali. Gue cukup kecewa dengan media ini. Bagaimana bisa mereka berkata seperti itu disaat oppa udah membuktikan kehebatan perannya yang tidak hanya bisa memerankan karakter seorang laki-laki yang baik? Dan aktingnya sebagai Yoo In Ha di drama Five Fingers yang gue anggap sebagai gambaran ter-bad boy dalam akting oppa? Sungguh tega mereka pada oppa gue!!! Jika dibilang tidak cocok, mari kita bandingkan antara Chang Wook oppa dan Geun Young unnie dalam dunia akting. Seperti yang kita tahu, oppa terbilang cukup baik dalam akting yang melankolis, sebut saja drama Smile, Dong Hae, Bachelor Vegetable Store dan Warrior Baek Dongso yang dia bintangi. Cukup membuktikan bahwa dirinya hebat dalam urusan akting yang menguras hati dan air mata, selain itu pamornya sebagai 'Good Boy' membuat sebagian penduduk Korea Selatan mencintainya terlebih para heolmoeni dan haraboeji, bahkan ahjumma-ahjumma. Kemudian, oppa membuat gebrakan baru sebagai bayaran karena tak berhasil mengambil peran antagonis di drama Warrior Baek Dong Soo karena sejak awal ia telah ditetapkan sebagai aktor utama untuk drama itu, dengan mengambil peran antagonis dalam drama comeback aktor Jo Ji Hoon, Five Fingers, sebagai Yoo In Ha. Dan juga pamor 'Bad Boy' oppa mulai terlihat di Movie Video girlband T-ARA yang keren. Ya, baik drama maupun dalam MV, oppa selalu sungguh-sungguh memberikan penampilan terbaiknya, jadi apa yang membuatnya menjadi tidak berhak untuk memiliki peran utama tersebut? Dilihat dari umur, oppa dan Geun Young lahir pada tahun yang sama, 1987, dan akan baik-baik saja jika drama tersebut mereka bintangi bersama dan membuat mereka menjadi pasangan lawan main yang seumur, bukan? So, what's wrong with that? Gue bahkan tak menemukan kekurangan apapun dengan media yang memberitakan bahwa mereka berdua tidak cocok. Ah, sedih sekali. Dan gue putus asa. Lalu memutuskan untuk tidak menonton drama itu. Ya, TIDAK!
 Selain oppa, aktor Song Joong Ki yang sukses lewan perannya sebagai Kang Ma Ru dalam drama Nice Gut yang ia bintangi bersama Moon Chae Woon unnie juga dipasangkan sebagai calon pemeran utama untuk drama ini sebelum akhirnya aktor Lee Sang Yoon ditetapkan sebagai lawan main paling cocok untuk Moon Geun Young. Ya, jika mereka memasang Song Joong Ki gue setuju-setuju aja sih, berhubung gue juga salah satu penggemar akting Song Joong Ki, tapi dengan memasang aktor yang gak gue kenal seperti Lee Sang Yoon, sungguh membuat gue kesal. SEHARUSNYA ini drama milik Ji Chang Wook oppa!!!! Sungguh KECEWA! Untunglah, aktor cakep Kim Bum yang baby face banget bisa membayar kekecewaan gue atas hilangnya peran oppa dari drama ini dan akan menjadi salah satu main aktor dalam drama ini, setidaknya. . .

-Giovani Trixie S.-
Sources : https://www.facebook.com/GoddessofFireMBC?directed_target_id=0

Selasa, 11 Juni 2013

New photo update from Chang Wook's personal twitter. . .


Still waiting for your new drama performance, oppa...
Really really miss you ToT

Senin, 10 Juni 2013

Kim Tae Hee vs Lee So Yeon (Jang Hee-Bin Queen's Costume)


Kim Tae Hee as Sukjong Third Queen Consort 
(Jang Ok Jung Live By Love)


Lee So Yeon as Sukjong Third Queen Consort
(Dong Yi)

Mengenali pacar/gebetan yang ideal berdasarkan hobinya

Pagi ini gue mendapat ilham luar biasa setelah ngotak-atik isi twitter gue. Eits, lupa bales sms pacar. Bentar..bentar.. (ambil hape).
2 menit kemudian...
Oke, I'm back. Gue pengen ngebahas gimana ciri-ciri pacar ideal berdasarkan hobinya. Yups, gue mengangkat tulisan ini berdasarkan kisah nyata bukan fiktif belaka. Oke, langsung saja...
Lo pada yang udah punya pacar atau yang masih mencari calon pacar mungkin masih bingung gimana cara mengenali sifat si pacar/gebetan. Apakah dia ideal untuk kita atau jauh dari harapan. Ya, mari kita simak, tapi sebelumnya silahkan kencangkan sabuk pengaman masing-masing, duduk yang tegak, karena sesaat lagi kita akan meninggalkan..... ahhh sudahlah....
Mengenali pacar/gebetan ideal berdasarkan hobinya
Seperti yang kita ketahui, cowok terkadang gak bisa lepas dari hobinya dan bisa hidup dan mati demi mengejar apa yang ia impikan, sementara kita kaum cewek pengennya dimanja, disayang, diperhatiin dan dimengerti terus-terusan oleh cowok yang sungguh amat kita sayangi. Tapi, terkadang beberapa cowok yang sedang atau hampir atau pernah menjalin hubungan dengan kita kurang bisa mengerti dan memahami bahkan kita anggap tidak pernah bisa cocok dengan kita. Cara paling mudah sebenarnya mengenali dari hobinya saja. Nih, gue tunjukkin . . .

1. Pencinta musik
Jujur, cowok yang merupakan anggota dari band atau yang hidup berdampingan dengan musik, adalah cowok-cowok idaman dan favorit gue. Karena gue sering menjalin hubungan dengan anak band, hidup di dunia yang penuh dengan cowok yang senang dengan musik, papa mantan anak band, mama juga mantan anak band, adek gue yang kedua vokalis di sebuah band, sepupu-sepupu gue yang memiliki band masing-masing, ya, kami keluarga band. Cowok yang senang dengan musik pada dasarnya memiliki jiwa romantitisme. Contohnya udah banyak, lihat aja musisi-musisi di televisi. Mereka punya berjuta imajinasi untuk menciptakan lagu-lagu romantis yang menggugah hati. Tipe ideal cewek yang mereka idamkan juga gak begitu ribet. Cowok-cowok yang hidup berdampingan dengan musik sangat mendambakan cewek-cewek yang mengerti dengan musik, karena jika pendamping mereka mengerti dengan musik, maka juga akan mengerti dengan mereka. Musik diibaratkan sebagai jiwa para cowok ini. Jika terlalu cinta, mereka bisa menulis banyak lagu cinta untuk kita, dalam berbagai versi. Bahkan, untuk menunjukkan rasa cintanya pada kita, mereka akan menulis apa saja lewat lirik lagu dan mengungkapkannya lewat lagu. Romantis bukan? Bayangin aja, lo lagi marah-marahan sama pacar trus tiba-tiba dia datang buat minta maaf lewat sebuah lagu romantis yang terus buat lo klepek-klepek sama dia dan gak marah lagi. Atau para jomblo yang menunggu gebetannya trus pas ditembak dinyanyiin pake lagu, kayak di film-film roman picisan bukan? Hahaha. Namun, mereka punya sisi jeleknya lho.
Pertama, para anak band mempunyai banyak penggemar, apalagi kalau mereka luar biasa ganteng dan punya kepribadian menawan. Cewek-cewek penggemarnya bahkan ngelakuin apa aja buat ngedapetin hati mereka. Para cowok yang hidup dengan musik rentan dengan "PERSELINGKUHAN".
Kedua, para anak band sangat tidak suka diatur apalagi diceramahi seputar masa depan yang tidak jelas. Ya, mereka menganggap musik adalah hidup mereka dan impian mereka, SELALU, ingin menjadi musisi hebat dan terkenal seperti musisi idola mereka. Namun, hingga kini, terutama di negara kita, musik masih menjadi sesuatu hal yang dianggap tidak bisa dijadikan profesi yang menjanjikan.
Ketiga, terlalu cuek. Anak band tidak peduli dengan penampilan, sekolah/kuliah, kebersihan, ibadah, nasehat orangtua dan bahkan omelan pacarnya. Jika ada masalah kebanyakan dari mereka akan mengutarakannya lewat bermain musik dan lewat lagu. Karena mereka menganggap musik adalah hidup mereka.

2.Pengadu balap dan penggila otomotif
Cowok yang senang dengan adu balap dan otomatis sangat menyukai hal-hal untuk mempercantik tunggangannya belum pernah masuk karakter ideal cowok gue, tapi gak tau kalau kalian. Cowok yang senang balap kebanyakan adalah cowok yang super cuek, kelewat cool, tidak suka diatur dan ingin selalu menang sendiri. Jika sedang dalam hubungan atau ingin menggebet cowok berhobi ini, kebanyakan cewek akan menyerah dan sakit hati. Dilihat dari hobinya, cowok berhobi balap memiliki sifat dominan yaitu kelewat egois. Mereka selalu menganggap dirinya paling benar dan untuk menaklukan mereka benar-benar sangat sulit. Cowok berhobi ini sangat peduli dengan segala hal yang berkaitan dengan tunggangannya dan hal itu membuat cewek yang sedang dalam hubungan dengan dia terkadang merasa tak diperhatikan dan mulai memikirkan cara untuk meninggalkan dia dan bahkan membenci segala jenis alat transportasi (tidak menutup kemungkinan). Tipe ideal cewek mereka adalah cewek mandiri, dewasa, sabar, feminin, seksi serta mengerti dengan otomotif dan terkadang menyukai cewek yang berasal dari keluarga terpandang dalam artian kaya raya, terkadang juga menyukai cewek tomboy dan stylist. Ya, cowok berhobi ini menuntut kesempurnaan luar biasa dari pasangannya. Namun dari semua hal buruk yang mereka miliki, cowok penggila balap memiliki sisi baiknya juga lho, seperti percaya diri, dapat memimpin rumah tangga dengan baik, tidak cepat putus asa, ulet, berwibawa dan tegas. Jadi sesungguhnya mereka memiliki tipe-tipe ideal untuk menjadi suami masa depan. 

3. Penggila Fotografi
Cowok penggila fotografi dan segala hal tentang keindahan alam dan ciptaan Tuhan di dunia adalah cowok yang benar-benar mengerti arti keindahan yang dimiliki oleh semua wanita. Mereka adalah cowok yang sungguh-sungguh mencintai wanita dari berbagai sisi, baik sisi positif maupun negatif para wanita. Mereka mendekati tipe idaman gue. Cowok penggila fotografi kebanyakan adalah cowok pendiam, pasif, pemalu, dan kurang jujur. Namun, mereka adalah para cowok yang tahu benar cara memperlakukan wanita dan penyayang. Cowok penggila forografi akan mengambil momen apapun tentang cewek yang sedang dia idamkan, mengambil foto diam-diam layaknya seorang paparazzi kemudian mencuci foto itu dan menyimpannya sebagai koleksi untuknya sendiri. Tipe cewek idaman mereka adalah cewek yang cantik dari berbagai aspek, manis, punya kepribadian menarik dan apa adanya dalam berpenampilan. Mereka memandang cewek secara objektif. Namun, cowok penggila fotografi terkadang kurang jujur dengan perasaannya dalam artian tertutup dan pemalu. Mereka akan menahan kuat-kuat perasaannya terhadap cewek yang sedang mereka sukai dan senang mengulur waktu dalam fase pendekatan dengan tujuan untuk meyakinkan perasaan sang cewek apakah juga memiliki perasaan yang sama dengan mereka. Mereka juga memiliki sisi romantis yang memang tak secara langsung mereka tujukan kepada pasangan/gebetan mereka, yaitu menggunakan memasang foto terbaik cewek yang mereka idamkan atau pacar mereka atau foto bersama dengan pacar mereka di segala jejaring sosial pribadi miliknya, dompet, wallpaper laptop/computer/hape, di bingkai foto di kamar dan di studio foto pribadinya. Cara mengetahui kesungguhan cinta mereka juga gak sulit, cukup dengan melihat hasil editan foto yang mereka buat seindah mungkin pada salah satu foto terbaik cewek yang mereka cintai dan imajinasi yang tak habis-habisnya untuk memperindah foto si cewek. Menaklukan si cowok fotografi juga gak sulit, cukup dengan menjadi yang tercantik di setiap hasil jepretan kesayangannya yang lain, si kamera dan jadilah seorang cewek yang bisa menaklukan keduanya. Namun, kita harus sedikit agresif dan aktif untuk mendekati cowok penggila fotografi jika ingin berlanjut ke tahap berikutnya dan tidak hanya selesai di tahap pedekate. Selain itu, terkadang harus menjadi over protektif mengingat hobinya yang terikat erat di sekitar model-model cantik lainnya yang membuatnya rentan menjadi mangsa para rubah-rubah betina tersebut dan rentan menjadi PLAYBOY. 

4. Penggila olahraga
Cowok penggila olahraga akan menghabiskan waktu, tenaga dan pikirannya untuk menonton pertandingan olahraga favoritnya, gue khususkan pada sepak bola aja mengingat olahraga ini adalah olahraga yang paling terfavorit di dunia. Cowok penggila olahraga rela tidur subuh, bahkan pagi atau bahkan tidak tidur semalaman demi menonton pertandingan olahraga favoritnya dan terkadang membuat pasangannya yang khawatir akan kesehatannya menjadi kesal dan jengkel. Cowok penggila olahraga memiliki sifat buruk dominan yaitu keras kepala dan cuek. Mereka sangat sulit untuk diceramahi dan dinasihati, mereka lebih memilih untuk menutup rapat telinga mereka dari berbagai omelan pasangannya. Namun, cowok penggila olahraga bisa memberikan pengalaman pedekate terindah kepada pasangannya karena sangat bisa mengambil hati cewek yang mereka sukai lewat perhatian-perhatian yang membuat si cewek merasa amat mereka butuhkan. Tipe ideal cewek mereka adalah cewek yang mengerti olahraga, mandiri, pendengar yang baik dan pemberi support yang baik, serta bisa berteman akrab dengan teman-temannya dan perhatian. Cowok penggila olahraga sangat mendambakan dukungan dan motivasi yang kuat agar dia bisa berjalan lebih maju untuk menjadi orang yang hebat. Sisi baiknya, cowok penggila olahraga adalah cowok yang tidak cepat putus asa, ulet, tekun, cerdas, humoris yang handal dan tempat bersandar yang tepat di kala kita sedih dan putus asa. Mereka adalah pemberi motivasi yang baik lewat segala hal yang mereka lakukan untuk maju. Satu hal yang terpenting, cowok penggila olahraga adalah salah satu tipe cowok yang terhindar dari berbagai kasus "PERSELINGKUHAN" dan kebanyakan adalah cowok yang kurang bisa beradaptasi di lingkungan baru, namun tidak berarti mereka bukan seorang penyendiri.

5. Menulis
Cowok yang punya hobi menulis akan selalu menulis apa saja yang menganggu hatinya, seperti hal-hal yang membuatnya bahagia, sedih atau jengkel, lewat puisi, novel, blog dan sebagainya. Mereka adalah tipe cowok cengeng dan rentan untuk menjadi jomblo seumur hidup. Namun di balik semua itu mereka adalah cowok yang paling banyak memegang tipe sebagai cowok romantis. Cowok yang hobi menulis adalah cowok yang mengerti tentang sastra. Kita tahu bahwa sastra berkaitan erat dengan perasaan dan sama halnya dengan mereka yang benar-benar mengerti tentang perasaan. Mereka tahu kapan harus mengungkapkan perasaan mereka, membuat pasangannya bahagia, membuat pasangannya tersipu malu ataupun cemburu. Mereka juga adalah para cowok yang tahu benar cara merayu cewek dan hal itu terkadang membuat mereka rentan menjadi seorang PLAYBOY. Tipe cewek ideal mereka adalah cewek yang cuek, susah ditebak dan punya kepribadian menarik. Tak perlu menjadi cewek yang cantik untuk menaklukan cowok yang hobi menulis karena hanya dengan menjadi 'misterius' mereka sudah akan takluk pada kita. Seperti mempelajari sastra yang sulit dan membuat mereka penasaran untuk menaklukannya, begitu pula cara mereka menaklukan seorang cewek yang mereka cintai. Namun, jangan bingung kalau sikapnya yang gentle dan romantis bisa berubah menjadi sedikit 'kewanitaan' saat kita memutuskan untuk menyudahi hubungan dengan mereka. Karena cowok yang hobi menulis adalah tipe cowok yang cengeng dan akan mudah menitikkan air mata di saat mereka harus menerima kenyataan pahit ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai dan lalu kemudian menyalurkannya lewat sebuah puisi atau tulisan lainnya. Satu hal yang buruk dari cowok berhobi ini adalah mudah membuat kita bosan dengan dia, karena terkadang lebih sering membuat ilfeel ketimbang takluk padanya. 

6. Traveling
Cowok yang hobi traveling akan memiliki banyak pengetahuan dan catatan serta jadwal kegiatan panjang selama liburan sekolah/semester/kerjanya. Mereka juga adalah cowok yang paling dekat dengan alam, tak menyukai segala hal yang ribet seperti celana panjang, jaket keren, model rambut trendi ataupun sepatu trendi, mobil keren, rumah besar, termasuk cewek ribet dan manja. Cowok yang menyukai traveling merupakan cowok tersimple, tak banyak tuntutan, dan gagah. Kebanyakan dari mereka senang berpenampilan apa adanya dan tetap percaya diri dalam situasi apapun. Mereka juga terkenal berani dalam mengambil resiko, jujur, tak cepat putus asa, penuh perhitungan dalam mengambil suatu keputusan dan teliti. Tipe cewek ideal mereka adalah cewek yang mencintai tanaman terutama bunga, rajin, mandiri, apa adanya, berpenampilan simple, tidak ribet, dewasa dan tidak manja. Kebanyakan dari mereka menyukai tipe cewek yang tomboy. Cowok yang hobi traveling memang terlihat cuek dan kurang begitu perhatian pada masa pedekate, namun akan mendadak berubah menjadi romantis pada saat menyatakan perasaannya dengan sekuntum bunga mawar di tangannya dan tiupan angin sepoi-sepoi di tepi sungai. Mereka juga akan membuat kita merasa begitu nyaman dengan kejujuran dan perilaku mereka yang begitu dewasa dalam hubungan dan tidak menuntut pasangannya yang macam-macam. Cowok berhobi ini juga tahu cara memanjakan pasangannya dan bodyguard terhebat di saat pasangannya sedang dalam bahaya. Sisi buruknya yang dominan adalah sering berprasangka buruk, posesif, dan curigaan. Mereka akan benar-benar melindungi kita dari segala hal yang mengancam hubungan mereka dan pasangannya. 

7. Melukis
Sama halnya dengan cowok penggila fotografi, cowok yang hobi melukis adalah cowok yang sangat mengetahui arti keindahan yang dimiliki oleh semua wanita. Mereka memandang wanita secara objektif dan tahu benar cara memperlakukan wanita seperti para cowok berhobi menulis. Cowok berhobi melukis adalah cowok yang tenang, penyabar, rendah hati, penuh imajinasi dan senang dengan segala hal yang indah, wanita salah satunya. Tipe cewek ideal mereka adalah cewek yang 100% cantik luar-dalam, yang bisa membuat imajinasi mereka terkuak, penuh semangat, percaya diri, perhatian dan manja. Cowok berhobi melukis akan tergila-gila disaat cewek yang mereka cintai mulai menyandarkan dagunya di bahu mereka dengan manja. Mereka juga tergila-gila dengan fantasi dan perhatian. Namun, sisi buruknya cowok berhobi ini rentan dengan hal-hal berbau negatif dan terkadang pemain hati yang handal.

8. Memancing
Cowok yang hobi memancing terkenal sebagai cowok dengan kesabaran luar biasa. Mereka akan menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menunggu umpan mereka dimakan oleh salah satu ikan di sungai atau di laut. Sayangnya, hal yang mereka lakukan kepada ikan juga mereka lakukan kepada cewek. Mereka terkenal sebagai PLAYBOY kelas kakap yang senang memberi perhatian kepada banyak cewek dan memacari banyak cewek sekaligus. Tipe cewek ideal mereka adalah cewek yang 'misterius', susah ditebak, keras dan cuek. Untuk menaklukan mereka, kita butuh menjadi seorang cewek yang 'SADIS'. Namun sisi baik dari mereka adalah mereka amat penyabar dalam suatu hubungan dan pengalah. Terkadang mereka juga bisa berubah menjadi romantis di saat yang tepat dan menghargai setiap usaha kita dalam mempertahankan suatu hubungan bersama mereka. 

Sebenarnya masih banyak lagi hobi-hobi yang bisa dibahas, namun berhubung tangan gue udah pegal dan otak gue mulai kacau gue cukupkan sampe segini aja. Ya, anggap aja gambaran secara umum. Hehehe. See, intinya cinta itu bukan hanya dari satu pihak melainkan diperankan oleh kedua pihak, cewek dan cowok. Kalo dua-duanya gak saling menghargai ya cinta gak bisa jalan donk. Kita sebagai cewek juga harus bisa menerima kekurangan cowok/gebetan kita. Karena cowok sempurna bak Pangeran dalam dongeng atau novel itu gak pernah ada lho. Percaya deh itu cuma ada dalam roman picisan. Maka dari itulah kita hidup di dunia ini harus saling melengkapi.

-Giovani Trixie S.-

Selasa, 04 Juni 2013

Review artist "Jang Ok Jung" live by love

Gue lagi tergila-gila dengan drama saeguk Korea produksi SBS terbaru, Jang Ok Jung 'Live by Love" yang menceritakan tentang kehidupan 'Jang Hee-Bin' salah satu selir Raja Sukjong, Raja ke-19 dinasti Joseon, Korea, yang terkenal karena kecantikan dan keanggunan, serta keserakahannya terhadap kekuasan. Dan di dramanya kali ini, aktris cantik Kim Tae Hee menyanggupi untuk memerankan tokoh wanita terkenal sepanjang sejarah Selir Raja-raja Joseon dan ia merupakan aktris ke-9 yang akan dituntut untuk menggambarkan sosok Jang Hee-Bin ini. 
Gue udah berhasil dapetin dvd bajakannya, ya, bajakan, dan udah nonton sampe episode ke-4. Sejauh gue mengikuti jalan ceritanya yang amat berbeda dari drama-drama tentang dirinya sebelumnya, gue merasa oke-oke aja dengan drama ini termasuk dengan peran Kim Tae Hee. Walaupun sebelum dapetin kaset drama ini, gue membaca banyak protes seputar jalan cerita drama ini dan sempat berkali-kali berpikir untuk menonton drama ini atau tidak. Kim Tae Hee sebagai aktris utama drama ini, sudah cukup menggambarkan tokoh Jang Hee-Bin dengan sangat baik sebagai Jang Ok Jung yang belum memulai hidupnya sebagai wanita milik Raja Sukjong. Banyak pula yang mengatakan Kim Tae Hee terlalu lembut untuk memerankan tokoh Jang Hee-Bin. Ada pula yang mengatakan bahwa drama ini akan memiliki akhir cerita tidak seperti yang kita semua harapkan. Ya, banyak sekali komentar tentang drama besutan SBS ini. 
Ok, gue juga disini pengen ikut-ikutan komentar. Ini tentang para aktris yang memerankan tokoh-tokoh sejarah Korea yang namanya sudah tidak asing lagi. Gue mulai dari aktris utamanya sendiri, Kim Tae Hee sebagai Jang Hee-Bin.

Kim Tae Hee v.s Lee Soo Yeon
Sesungguhnya gue masih terlalu terpukau dengan Jang Hee-Bin-nya drama Dong Yi yang diperankan oleh aktris Lee Soo Yeon. Dan menganggap dia sebagai pemeran Jang Hee-Bin terbaik karena dengan sukses menggambarkan kecantikan, keanggunan, kelicikan dan keserakahan dengan aktingnya yang luar biasa sempurna. Ya, gue akan mulai membandingkannya dengan Jang Hee-Bin kita yang sekarang, Kim Tae Hee. Dari segi wajah, Kim Tae Hee dikatakan sempurna untuk dapat memerankan seorang tokoh bermuka dua, layaknya Jang Hee-Bin. Dia dapat dikatakan bisa mengalahkan kesempurnaan Lee Soo Yeon yang lebih matang memerankan tokoh Jang Hee-Bin terlebih dahulu. Kim Tae Hee memiliki garis wajah yang hampir sama dengan Lee Soo Yeon jika kita tak sungguh-sungguh memperhatikan perbedaannya dengan Lee Soo Yeon saat mengenakan hanbok cantik dan berlenggang layaknya Jang Hee-Bin yang anggun. Kim Tae Hee memiliki tatapan yang lebih tajam dibandingkan tatapan dari Lee Soo Yeon yang terlihat lebih hangat. Selain itu, Kim Tae-Hee juga mampu bermetamorfosis menjadi seorang artis antagonis dalam episode ke-11 dari drama ini, dimana ia mulai menunjukkan jati dirinya sebagai Jang Hee-Bin yang sesungguhnya seperti yang tertulis dalam sejarah dan drama tentang kehidupannya selama ini, berbeda dengan Lee Soo Yeon yang menunjukkan jati diri Jang Hee-Bin yang sesungguhnya setelah ia diangkat menjadi selir dengan pangkat tertinggi di istana dan Raja Sukjong yang terang-terangan menyayanginya. Sisi keanggunan Jang Hee-Bin sebagai seorang wanita istana juga berhasil digambarkan oleh kedua aktris ini, walaupun belum mendekati akhir dari cerita, namun Kim Tae Hee sudah memerankan tokoh ini dengan sempurna dan perlahan-lahan mulai menggeser Lee Soo Yeon yang hingga sekarang masih sering dibandingkan dengan aktingnya.


Lee Soo Yeon as Jang Hee-Bin in Dong Yi (MBC)

 
Kim Tae Hee as Jang Hee-Bin (SBS)

Yoo Ahn In or Ji Jin Hee
Jika kita menilai seorang pemeran utama dari sebuah drama atau film, tentu kita juga harus menilai tokoh utama lainnya yang memiliki ikatan kuat dan mempengaruhi sang tokoh utama. Disini gue akan menilai si tokoh Raja Sukjong yang merupakan pria yang amat mencintai Jang Ok Jung dengan sepenuh hatinya. Gue kembali membandingkan dengan drama Dong Yi yang bertema sama dengan drama ini. 
 Ji Jin Hee as King Sukjong in Dong Yi (MBC)
Yoo Ahn In as King Sukjong in Jang Ok Jung Live by Love (SBS)
Yoo Ahn In yang namanya mencuat semenjak peran seksinya di drama Sungkyunkwan Scandal (SBS) tahun 2011 cukup menarik perhatian banyak orang saat menyetujui untuk berperan sebagai Raja Sukjong di drama Jang Ok Jung Live by Love tahun ini. Sementara di drama Dong Yi (MBC), tokoh Sukjong diperankan oleh aktor senior tampan yang namanya mencuat berkat drama Dae Jang Geum (KBS) yang fenomenal, Ji Jin Hee. Dari segi wibawa, kedua aktor ini berhasil menggambarkan sosok Raja Sukjong sebagai penguasa Joseon pada masanya. Namun ada perbedaan kontras dari tokoh Sukjong yang digambarkan oleh kedua aktor ini. Ji Jin Hee menggambarkan Sukjong sebagai seorang Raja dengan otoritas yang kuat, cerdas, adil dan bijak dalam politik, pemerintahan, maupun dalam keluarganya. Sementara Yoo Ahn In menggambarkan sosok Sukjong yang keras kepala, egois, angkuh, namun cerdas dan gagah perkasa. Dari segi chemistry antara Sukjong dan Jang Hee-Bin, Ji Jin Hee kurang menunjukkan chemistry yang kuat dengan Lee Soo Yeon, mungkin dikarenakan fokus utama drama Dong Yi adalah salah satu selir Sukjong yang lain, Choi Sook-Bin yang diperankan oleh aktris Han Hyo Jo. Sementara Yoo Ahn In berhasil membangun chemistry yang luar biasa dengan Kim Tae Hee dan membuat banyak penikmat drama ini justru mengubah pandangan mereka tentang poligami yang dilakukan oleh para penguasa Joseon. 

Hong Soo Hyun or Park Ha Sun
Jangan melupakan pemeran lainnya yang tak kalah pengaruhnya untuk meningkatkan ketegangan dalam semua drama tentang Jang Hee-Bin. Ya, Ratu Inhyeon yang merupakan rival Jang Hee-Bin sejak awal. Terkenal sebagai Ratu terbaik sepanjang sejarah Joseon dan keanggunannya sering digambarkan di banyak drama sejarah Korea. Kembali, gue akan membandingkannya dengan drama Dong Yi (MBC).
Park Ha Sun as Queen Inhyeon in Dong Yi (MBC)
Hong Soo Hyun as Queen Inhyeon in Jang Ok Jung Live by Love (SBS)
Awalnya gue agak kaget waktu dengar aktris Hong Soo Hyun yang namanya mencuat berkat perannya sebagai Puteri Gyeong Hee dalam drama The Princess Man mengambil peran sebagai Ratu Inhyeon, mengingat dirinya yang selama ini terkenal berkat keberhasilannya memerankan tokoh-tokoh antagonis. Gue sempat sedih karena aktris berwajah jutek ini akan merusak pamor Ratu Inhyeon yang begitu baik, seperti yang digambarkan oleh aktris-aktris pemeran Ratu Inhyeon sebelumnya, aktris Park Ha Sun misalnya yang sukses menggambarkan tokoh Ratu Inhyeon dengan begitu anggun dan mempunyai hati yang begitu baik. Namun, gue salah saat mulai menonton drama Jang Ok Jung Live by Love ini. Memang ada perbedaan yang kontras antara Ratu Inhyeon-nya Hong Soo Hyun dengan Park Ha Sun, namun ternyata pamor sang Ratu sebagai Ratu terbaik sepanjang sejarah Joseon tetap dipertahankan. Aktris Park Ha Sun membawa kita ke dunia Ratu Inhyeon yang amat menyedihkan, dimana ia tidak terlalu diperhatikan oleh suaminya, Raja Sukjong, semenjak pertama kali memasuki istana sebagai Ratu yang baru setelah isteri pertama Sukjong, Ratu Ingyeong meninggal dunia. Terlebih kemudian mahkotanya dicabut dan ia digulingkan dari posisinya sebagai seorang Ratu sebagai korban dari pertengkaran fraksi yang membuat Sukjong gegabah mengambil keputusan dan mendudukkan Jang Hee-Bin sebagai Ratu yang baru. Park Ha Sun juga berhasil membuat jantung para penonton drama Dong Yi begitu pedih saat perdebatannya dengan Jang Hee-Bin yang selalu berupaya mengambil alih mahkotanya. Sementara Hong Soo Hyun membawa penggambaran baru tentang Ratu Inhyeon, dimana ia menggambarkan adanya sedikit ambisi dalam diri sang Ratu untuk menduduki tahta Ratu saat proses pemilihan Puteri Mahkota. Hong Soo Hyun juga menunjukkan sisi kecemburuan sang Ratu terhadap cinta Sukjong dan Jang Hee-Bin yang begitu romantis. Ia juga berhasil membawa sosok Inhyeon menjadi lebih berani saat diperolok oleh Jang Hee-Bin yang berniat merebut mahkotanya. Hong Soo Hyun menggambarkan sosok Ratu yang begitu tegar, tegas dan berusaha bersikap bijaksana, walaupun harus melawan Jang Hee-Bin yang selalu memenangkan hati Sukjong sejak awal.
 
 
-Giovani Trixie S.- 










Senin, 03 Juni 2013

Menangis karna cinta itu... BIASA

Malam ini gue lagi sibuk berkutat dengan segala RPP dan kawan-kawannya yang memusingkan. Gue bermaksud untuk menamatkannya malam ini (Ya, itu niat gue). Tapi sedikit menyedihkan saat gue mendadak galau (Ya, gue galau berat). Gue lagi nunggu (Sengaja) sms dari pacar gue. Gue pengen liat inisiatif dia. Berkali-kali gue pandangi layar hape yang gelap berharap segera bergetar dan muncul icon message di hape gue, namun hingga jam 10 lewat belum ada tanda-tanda kehidupan dari hape gue. Lalu gue pun menggalau di timeline twitter mengungkapkan semua kesedihan gue. Dan tak selang beberapa menit si doi sms. Sms yang yaaa isinya gue harapkan. Karena sedikit kesal gue langsung frontal dengan apa yang ada di otak gue. Ternyata hal itu membuat dia tersinggung, ya, dia tersinggung, padahal gue yang pertama kali tersinggung. Akhirnya gue memutuskan untuk mendinginkan suasana, namun awan panas dari dia memberikan sinyal bahwa dia ingin memulai suatu perdebatan. Dan kami pun mulai jejak pendapat. Satu kata yang membuat hati gue sakit dan air mata mengalir tak henti-hentinya adalah dimana dia berencana untuk mengabaikan untuk menghubungi gue duluan dan bahkan bilang jika dibiarkan 1 hari gak menanyakan kabar gue pun dia sanggup. Ya, hal itu membuat gue benar-benar terluka kali ini. Gue mau curhat aja disini. Lo pada yang gak suka dengerin curhat gue terserah deh. Ini blog gue jadi gue bebas berekspresi. Dan gue berjanji posting ini gak bakal gue postingin di facebook.
Gue, jujur, 1 hari aja gak bisa komunikasi sama dia serasa dunia bagaikan neraka dan begitu sunyi. Itu GUE. Pernah dalam suatu kasus, dimana si doi waktu itu balik ke kampungnya dan memang sebelumnya pernah bilang disana gak ada sinyal jadi bakal susah ngubungi gue. Gue mencoba memaklumi. Tapi saat gue sadar kalau dia jauh disana dan tanpa kabar, neraka pun tergambar jelas di mata gue. Bahkan semenit aja gak komunikasi, gue bisa GILA, ya, GILA. Tapi gue gak nyangka dia bisa ngomong kayak gitu. Ya, gue sedih.. sediiiiiiiiiiihhhhhhhhh banget. Gue benar-benar tersinggung. Gue mencoba untuk tegar sekarang. Mencoba tidak menangis ataupun menulis hal-hal yang menyakitkan di jejaring sosial milik apapun yang gue miliki. Walaupun mata gue udah merah banget dan kepala gue sakit karena terlalu susah untuk menahan air mata agar gak keluar.
Padahal, gue gak pernah minta lebih, cuma perhatian itu aja. Apa gue gak berhak dapat perhatian dari dia? Gue sebagai cewek juga pengen dikhawatirin terus, ditanyain terus, dicariin terus. Ya, itu GUE. Gue beda sama yang lainnya. Gue cewek yang kaku dan gak terlalu suka untuk memulai duluan. Maka dari itu gue selalu mencari pacar yang bisa imbangi kekakuan gue ini. Ya, setidaknya gue tau satu hal kalau si doi belum sepenuhnya mengenal karakter gue, begitu juga gue ke dia.
Gue gak mau memandang hape sekarang, gak mau. Gue takut gue bakal terlalu sakit untuk membaca balesan sms dari dia karena sms terakhir yang gue kirimkan udah sangat menyakitkan bagi gue untuk gue kirimin ke dia. Gue takut salah bicara lalu membuat dia membenci gue seumur hidupnya. Berkali-kali gue sortir sms terakhir gue lalu setelah menganggap kalimat terakhir sudah cukup halus, gue kirimin ke dia dan berharap dia bisa menangkap maksud di balik semua itu dan seperti biasa berhasil menenangkan gue. Tapi gue takut kali ini dia gak bisa nenangin gue karena menyangkut ego-nya sebagai cowok. Ya, gue mengerti, lebih baik gue diam saja sendiri, menjauh sesaat darinya agar dia mengerti apa yang saat ini sedang gue rasakan.
Gue emang mandiri, semua orang bilang gitu. Tapi semandirinya gue, gue tetep cewek yang butuh dimanja dan disayang serta selalu dimengerti. Jangan karena gue mandiri, dia bisa seenaknya mempertahankan ego-nya dan meminta gue berperilaku sebagaimana seorang cewek dewasa yang mandiri.
Ini hubungan dewasa. Ya, gue tau, kami sama-sama udah kuliah dan sedang menempuh hubungan berpacaran yang dewasa dan tidak selalu bertengkar karena ego masing-masing layaknya para ababil. Gue tau itu.
Air mata masih mengalir ditemani alunan lagu yang galau banget. Ahhhhh, completely suitable with my feeling right now. Lupakan tentang RPP, TEFL, dan sebagainya. Gue sedang galau berat. Terkadang gue ingat dengan perkataan abang sepupu gue, sebut saja Glenn.
Waktu itu gue lagi ngobrolin tentang masalah percintaan gue dengan seseorang dari masa lalu dengan si Glenn. Dia memberikan gue masukan yang luar biasa dan bilang, sampe sekarang gue masih inget kata-katanya.
"Gue sebagai cowok yang berjuang untuk seorang cewek akan mempertahankan cewek itu dan mencintai dia tanpa meminta apapun atau menuntutnya untuk membalas cinta gue. Dia udah nerima gue sebagai pacarnya itu udah cukup. Dan setelah itu, gue akan pertahankan dia dengan tulus mencintainya sampai dia sendiri yang gak bisa melepaskan gue dari hidupnya lagi. Cowok sejati adalah yang begitu."
Itu kata-kata yang Glenn ucapkan dan sampai sekarang masih gue inget. Cowok seperti itukah yang gue inginkan? Ya, kurang lebih. Gue orang yang keras kepala dan egois luar biasa yang terkadang gak bisa gue kendalikan sendiri. Oleh sebab itu gue pengen pacar gue ngerti apa yang sebenarnya gue rasakan dan bisa memaklumi sifat jelek gue itu. Karena sejauh ini gue menerima dia apa adanya. Gue gak meminta balasan tapi hanya butuh sedikit pengertian dan kelembutan yang bisa mematahkan ego gue. Itu aja.
 Maaf, gue jadi curhat gini. Gue gak tau harus cerita kemana dan akhirnya hanya bisa menyalurkan lewat tulisan ini.

-Giovani Trixie S.-

Sabtu, 01 Juni 2013

Manfaat sinetron bagi kehidupan keseharian kita

Akhir-akhir ini gue dihantui dengan sinetron karena baik di rumah, maupun di rumah temen-temen gue selalu memutar sinetron saat gue sedang berniat untuk memandang tv (berhubung keseharian gue seringnya dihabiskan duduk terbelalak, ternganga, menangis, berteriak di depan netbook biru gue yang begitu tampan). Misalnya, saat suatu malam yang cerah dan baru balik dari kampus sambil makan, sepupu gue, sebut saja 'Wike' (nama sebenarnya), sedang duduk termenung dan penuh penghayatan menonton sinetron yang entah apa judulnya tapi mempunyai jalan cerita yang amat melankolis. Cerita lainnya saat gue sedang datang berkunjung ke rumah kontrakan salah satu temen gue, sebut saja 'Anggun' (nama sebenarnya pula), saat gue sedang menunggu dia untuk bersiap-siap pergi hotspotan, temen kontrakan dia, Tiara, sedang duduk termenung dan penuh penghayatan menatap sinetron yang jalan ceritanya sempat gue simak. Sepasang pria dan wanita yang akan segera menikah bernama Andra dan Miss (?) sedang merencanakan desain undangan mereka. Miss (?) tampak begitu antusias sementara Andra yang ternyata sudah mempunyai isteri bernama Rani, membentak Miss (?) yang antusias mendesain undangan mereka. Adegan berikutnya memperlihatkan Miss (?) mendatangi rumah si Rani, isteri sah-nya Andra, dengan tujuan untuk meyombongkan diri seputar pernikahannya dengan Andra. Kata-kata yang hingga kini membekas dalam benak gue yang ada dalam sinetron itu adalah "Dasar keluarga Kampungan!" Ya, kira-kira aktingnya begini. Sambil mengucapkan kata-kata itu dengan membentak dan nada penuh amarah, jangan lupa untuk membelalakan mata, maka anda sempurna untuk memerankan seorang tokoh antagonis (Yeeyyyyyyyyy!!!!!). 
Balik ke inti pembicaraan kita. Sinetron, ya, sinetron, adalah penggambaran tentang kehidupan keseharian kita sebagai manusia di Indonesia dan terkadang mengandung banyak hikmah di balik ceritanya yang terkadang tak masuk akal. Jika Korea punya drama, maka Indonesia punya Sinetron. Ya, begitulah hidup terkadang sulit dan menyakitkan, bahkan sering digambarkan bagai papan catur tak bertuan. Ahhhhh sudahlahhhh.........................................................................................
Lanjut! Salah satu sinetron favorit gue yang selalu gue ikutin jalan ceritanya dan untungnya udah tamat adalah "Cinta Fitri" yang telah berhasil menelurkan lebih dari 5 season. Sinetron dengan cerita terpanjang dan terumit sepanjang sejarah pesinetronan tanah air. Tokoh favorit gue di sinetron itu adalah 'Mischa' diperankan oleh Dinda Kanya Dewi, salah satu peran antagonis terbaik sepanjang sejarah pesinetronan tanah air. Seperti cerita si Rani, Andra dan Miss (?) sebelumnya. Cinta Fitri juga menceritakan perjuangan Fitri (Shireen Sungkar) dalam mempertahankan bahtera pernikahannya dengan suaminya Farel (Teuku Wisnu). Ya, sebuah hikmah yang bisa gue petik dari sinetron ini adalah "Jagalah suami anda sebaik mungkin sebelum ia direbut oleh wanita lain". Tapi mungkin hikmah ini tidak sesuai dengan pegangan hidup gue dalam berpacaran karena selalu diutamakan kejujuran dalam hubungan pacaran bersama gue. Tidak, gue gak curcol, gue hanya memberikan pendapat! Intinya sinetron sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kehidupan keseharian kita asal jangan terlalu dihayati aja ceritanya. Misalnya gue, sekarang menjadi lebih berani bagaikan para artis antagonis dalam hidup jika dilecehkan seseorang dan sebagainya.
Ya, gue saranin nikmati saja sinetron itu sendiri walaupun terkadang ceritanya tidak manusiawi. Tapi setidaknya dapat menumbuhkan jiwa seni dalam diri kita masing-masing. 

-Giovani Trixie S.-

Really miss you Chang Wook Oppa ToT